
Banyak orang yang percaya dengan anggapan kalau minum air es bisa membuat berat badan naik. Tidak sedikit orang yang sedang menjalankan program diet enggan untuk minum air dingin, karena khawatir lemak lebih mudah menumpuk dalam tubuh dan menghambat proses pembakaran kalori.
Kepercayaan tentang air dingin bisa menyebabkan kenaikan berat badan, sudah muncul sejak lama. Karena dianggap suhu dingin dalam air es bisa membekukan lemak dalam tubuh, sehingga lebih sulit dibakar. Selain itu, air es dipercaya bikin metabolisme tubuh melambat, dan kalori lebih lama disimpan dalam lemak.
Pada kenyataannya, tubuh manusia memiliki sistem yang sangat kompleks untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil. Ketika minum air dingin, tubuh akan otomatis menghangatkan suhu air mendekati suhu tubuh, yaitu sekitar 37℃. Proses berlangsung secara alami, dan tidak menyebabkan penumpukan lemak.
Kenaikan berat badan terjadi akibat jumlah kalori yang masuk lebih banyak dibandingkan dengan kalori yang dibakar oleh tubuh. Ketika kalori yang masuk lebih sedikit dari kalori yang keluar, maka berat badan akan turun. Sementara itu, kalori masuk dan keluar yang seimbang, membuat berat badan stabil.
Artinya, suhu pada makanan atau minuman tidak berpengaruh terhadap kenaikan berat badan. Pengaruh yang paling besar adalah jumlah kalorinya, dan seberapa banyak kalori yang dibakar setiap harinya. Selain itu, kualitas tidur, gaya hidup, dan aktivitas fisik dapat memengaruhi berat badan naik atau turun.
Kalori pada makanan dan minuman ditentukan berdasarkan kandungan gula dan protein. Sementara itu, kandungan kalori dalam air putih adalah 0 kalori. Baik air putih dingin maupun hangat. selama tidak ada kandungan gula di dalamnya, maka jumlah kalorinya adalah 0.
Minuman dingin yang mengandung kalori tinggi dan rentan menyebabkan berat badan naik adalah air putih yang mengandung tinggi gula. Mulai dari es teh manis, kopi susu kekinian, minuman bersoda, sirup, hingga minuman boba.
Ini sudah menjelaskan, kalau air putih tidak mengandung kalori, dan tidak menyebabkan kenaikan berat badan. Anggapan yang beredar mengenai air dingin bisa menyebabkan kenaikan berat badan adalah Mitos. Sayangnya, masih banyak yang percaya kalau air dingin bisa membuat berat badan naik.
Mitos tentang air dingin bisa membuat berat badan naik dikuatkan dengan banyak orang yang merasa berat badan naik setelah minum air dingin. Padahal, sebenarnya bukan air dingin yang menyebabkan tubuh terasa lebih berat, melainkan diiringi dengan hal berikut :
Saat minum air dingin yang diiringi dengan mengonsumsi makanan tinggi kalori, dapat meningkatkan berat badan. Penyebabnya bukan air putih dingin, melainkan kalori pada makanan atau minuman manis yang dikonsumsi. Jadi, kalau hanya minum air dingin, berat badan tidak naik.
Minum air dingin sering dijadikan sebagai pendamping untuk makan besar. Tapi makan dengan porsi yang berlebihan dapat memicu kenaikan berat badan. Meskipun tidak diiringi minum menggunakan air dingin, makan dengan porsi berlebihan dapat meningkatkan berat badan.
Mengonsumsi makanan dan minuman manis tanpa disadari akan meningkatkan berat badan secara perlahan. Namun sering kali dianggap kenaikan berat badan disebabkan oleh minum air dingin. Padahal kandungan yang masuk ke dalam tubuh yang jadi penyebab utamanya.
Mitos tentang air dingin ini sudah sering dibahas oleh dokter maupun tenaga kesehatan, bahwa air putih dingin tidak menyebabkan berat badan naik, karena tidak mengandung kalori. Jadi, tidak perlu khawatir berat badan naik hanya karena sering minum air dingin.
Minum air putih adalah salah satu hal yang wajib dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Perbanyak minum air putih untuk menjaga tubuh tetap bugar, dan terhindar dari penyakit. Selain itu, jangan lupa jaga asupan kalori untuk menjaga tubuh tetap ideal. Yuk, mulai perbaiki gaya hidup supaya lebih sehat!